Hey kamu, iya kamuuu....
Tak tahu apa..
Tak tahu mengapa..
Bahkan, aku tak tahu ada apa..
Hey, mungkin kamu tahu? Kuharap kamu tahu, kenapa secara tiba-tiba aku teringat padamu..
Ya, kamu! Kamu yang PERNAH berarti untukku.
-------------------
Sebentar lagi malam tiba..
Kamu tahu kan kalau dia datang, itu tandanya kita bersiap untuk bebas mengeluh satu sama lain..
Tetapi itu malam yang lalu, saat kamu MASIH berarti untukku..
Jangankan waktu yang berani menyakitimu, bahkan aku mampu melawan angin yang dengan gagahnya berani menamparmu..
Dan itu dulu, ketika aku MENGANGGAPMU berarti..
Apa lagi? Begitu banyakkah? Atau aku yang mungkin lupa dan sengaja melupakan teori dan memori saat kamu MASIH berarti..
Aku tak paham, sungguh aku tak paham.
Mengapa Tuhan menciptakan aku yang tak mampu menyakitimu..
Jangankan menyakiti, membenci pun aku tak tega..
Atau, mungkin Tuhan sudah bilang sama kamu alasan ketidakpahamanku..??
Kenapa Dia tak mengatakannya padaku ya??
Oooh, mungkin Tuhan juga menciptakan rasa yang sama untukmu..
Tapi, tak tahulah.. Biar aku tak tahu, dan mungkin takkan pernah tahu..
-------------------
Cinta itu seperti apa sih?
Berwarna merah muda ya? Lalu berbentuk hati?
Tapi, bukannya dia seperti angin yang hanya bisa dirasa tak terjamah mata?
Kata ibu, cinta tumbuh dari hati. Terus, bagaimana bisa tumbuh tanpa ada yang menanam?
Ayah bilang, cinta tiba karena terbiasa. Berarti, yang datang mengejutkan dan tiba-tiba tidak bisa disebut cinta?
Lalu, bagaimana tentang air mata yang begitu saja keluar ketika rasa rindu menyiksa?
Tunggu!
Kamu paham apa arti rindu?
Sepertinya aku tidak terlalu mengerti..
Aku hanya mencontek apa kata orang. Aku hanya menerka apa yang dikobarkan hatiku.
Mungkin kamu paham rindu?
Hmm.. Sepertinya kamu bingung.
Maaf, pertanyaanku terlalu banyak.
Tapi sungguh, aku tak tahu kenapa hanya kamu yang ingin aku tanyakan tentang ini.
Kamu marah ya? Maaf..
Kamu bosan ya?
Maaf..
Kamu terganggu ya? Maaf..
Maaf, maaf..
Maaf, untuk segala rindu yang terkadang MASIH sering hadir..
Baiklah, aku pergi jika kamu tak berkenan aku disini..
Untukmu: yang PERNAH berarti dan terkadang MASIH sering berarti..
Minggu, 30 Januari 2011
PERNAH berarti
Kamis, 30 Desember 2010
SEMPURNA UNTUKMU, UNTUKKU, UNTUK KITA SEMUA..
"Seseorang/tim yang hebat itu adalah mereka yang mau mengakui kehebatan orang lain, sekalipun itu musuh atau lawannya."
Semalam menjadi saksi segala kesempurnaan. Meski tak seutuhnya sempurna.
Kemenangan ini memang tak sempurna, tapi aku rasa mereka yang menang juga dengan tidak jalan yang sempurna. Tapi tenanglah, kerja kerasmu, kerja kerasku, dan kerja keras kita semua sungguh, sudah melebihi batas garis kesempurnaan.
Kita tak perlu membongkar ada apa dibalik kesempurnaan. Meski kita yakin, ada kecacatan terselip disana. Tapi, lagi-lagi tenanglah, kecacatan adalah bagian dari kesempurnaan. Dan kecacatan itu akan terlupakan, karena memang harusnya seperti itu. Belajar dari kecacatan, itulah yang sebenarnya jalan menuju kesempurnaan.
Tenanglah kakak, tenanglah bapak, ibu, teman-teman, sesungguhnya kita yang sungguh sempurna.
Dan tenanglah, hakikatnya kita adalah pemenang..
End..
Selasa, 28 Desember 2010
JUST WRITING... !!!
STOP TALKING! STOP THINKING! JUST WRITING!
Entah itu perintah, anjuran, atau apapun laaah.. Tp sebait (emang puisi ya rha?) itu, bikin gw jadi mikir ampe 50 kali kalo udah mulai ngeluh gak selesai-selesai nulis...
Tapi kenapa ya.. Tetep aja 'SI TANTE MALAS' masih doyan banget gangguin gw..
GOD, Allahumma innii 'audzubika minal hammi wal huzni, wa 'audzubika minal 'ajzi wal kasali, wa 'adzubika min jubni wal bukhli, wa 'audzubika min gholabatiddaini wa khohrir Rijaal..
Itu doa, udah kaya kekuatan suggesti gw...
DON'T GIVE UP!! WRITE! WRITE!! AND SHUT UP!!
Langganan:
Postingan (Atom)



